UMK Bekasi 2013

UMR- Upah Minimum Regional adalah suatu standar minimum yang digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada pegawai, karyawan atau buruh di dalam lingkungan usaha atau kerjanya. Pemerintah mengatur pengupahan melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/Men/1989 tanggal 29 Mei 1989 tentang Upah Minimum.

Penetapan upah dilaksanakan setiap tahun melalui proses yang panjang oleh Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri dari birokrat, buruh dan pengusaha mengadakan rapat, membentuk tim survei dan turun ke lapangan mencari tahu harga sejumlah kebutuhan yang dibutuhkan oleh pegawai, karyawan dan buruh. Setelah survei di sejumlah kota dalam propinsi tersebut yang dianggap representatif, diperoleh angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Berdasarkan KHL, DPD mengusulkan upah minimum regional (UMR) kepada Gubernur untuk disahkan.

BEKASI, KOMPAS.com – Dewan Pengupahan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil menyelesaikan pembahasan rekomendasi upah minimum 2013. Rekomendasi segera diusulkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk ditetapkan. Meski demikian, ada sejumlah catatan terkait rekomendasi upah minimum tersebut.

Rekomendasi Upah Minimum Kota Bekasi 2013 berhasil disepakati pada Jumat (16/11/2012). Nilai upah minimum ialah Rp 2.100.000. Nilai kebutuhan hidup layak (KHL) disepakati Rp 1.650.000. Upah minimum itu naik amat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang Rp 1.422.250.

Rekomendasi Upah Minimum Kabupaten Bekasi 2013 berhasil disepakati pada Rabu (14/11/2012). Nilai upah minimum ialah Rp 2.002.000. Nilai KHL disepakati Rp 1.643.430. Upah minimum ini juga naik amat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang Rp 1.491.866.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi Purnomo Narmiadi menyatakan kecewa dengan rekomendasi nilai upah mininum. Nilai yang Rp 2.100.000 melambung jauh dari nilai KHL. Pendapat senada diutarakan oleh Wakil Ketua Apindo Kabupaten Bekasi Darwoto.

Kalangan pengusaha menilai, kenaikan upah minimum yang amat signifikan itu akan memberatkan. Besar kemungkinan, sejumlah pengusaha terancam bangkrut atau menutup usaha karena tidak sanggup menanggung upah buruh.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) R Abdullah mengatakan, kenaikan upah minimum harus dibaca bahwa ada komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Dalam tataran ideal, segala sesuatu terkait pembahasan industri harusnya pro investasi, pro teknologi, sekaligus pro rakyat (buruh).

Abdullah mengharapkan, kenaikan upah minimum harus dibarengi dengan kebesaran hati buruh untuk bekerja lebih baik. Jika kinerja tidak baik, perusahaan tidak maju sehingga usaha tidak akan bisa bertahan.

Pos ini dipublikasikan di Dunia Kerja dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke UMK Bekasi 2013

  1. setujuu bgtt..kt jgn mau d peras kringaty doank dg naiky tarjed krja yg smakin gila,dmi kpntingn prushaan sdgkn kt ngos2n krja gjiy g naek2,jminan keshtn smakin minim,jd sebnding dounk..maju teruzzz.....solidarity forever. berkata:

    ku harap yg naik jgn bhan pokok krna rang2 yg kurng mampu sgatlah trlalu mahal.naiknlah BBM,krna mayoritaz yg membthkn BBM kalangn mampu.terima kasih…

    • lingkarcikarang berkata:

      Perlu dikaji ulang oleh pemerintah, mungkin BBM jenis tertentu saja yang dinaikan. Kalau saja penggunaan BBM sesuai dengan rencana pemerintah (Khusus Kalangan mampu- Kendaraannya Wajib menggunakan Pertamax) pasti bisa membantu dari sisi perekonomian kita.

  2. Anonim berkata:

    halaaahhh nyatanya byk perusahaan smpe skrg cm ngasih gaji Rp 1.500.000,
    UMK g ngaruh mnurut q …sama aja bolong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s